Membuat Peta Kedalaman (depth map)

April 12, 2014

(click here to read in English)

Keberhasilan konversi 2D ke 3D adalah ketika menafsirkan secara logis gambar yang akan dikonversi menjadi gambar stereo. Artikel berikut merupakan kelanjutan dari artikel Mengubah foto 2D menjadi 3D. Di sini akan dibahas lebih jauh tentang cara membuat peta kedalaman  se-’realistis’ mungkin.

 

Peta Kedalaman

Cobalah mengamati peta kedalaman pada gambar ini, maka  terlihat seperti peta kontur dimana area yang memilki kedalaman sama akan diwakili oleh tingkat keabu-abuan yang sama juga.  Tidak sulit memahaminya jika anda sudah mengenal  peta kontur. Garis-garis dengan nilai tertentu pada peta kontur menunjukkan bahwa ketinggian yang sama pada suatu permukaan.

proses konversi dari gambar 2D, peta kedalaman dan hasil akhir menjadi gambar 3D

proses konversi dari gambar 2D, peta kedalaman dan hasil akhir menjadi gambar 3D

 

Langkah demi langkah, cara membuat Peta Kedalaman

PERTAMA, Untuk mempermudah pembuatan peta kedalaman dan interpretasi gambar datar (2D). Pertama-tama, adalah untuk merancang garis kontur. Di bawah ini adalah interpretasi yang paling dekat dari kedalaman yang diwakili oleh garis kontur.

Langkah pertama, membuat garis kontur

Langkah pertama, membuat garis kontur

Catatan: Pastikan agar setiap garis kontur adalah kurva tertutup. Ini akan memudahkan nantinya  ketika mengisi warna keabuan dengan memakai ‘bucket fill tool’ pada GIMP.  Pembuatan garis kontur ini ditaruh pada layer tersendiri.

 

KEDUA, Membuat sketsa sederhana dari pandangan atas (top view) untuk membantu penentuan tingkat keabu-abuan dengan skala yang pasti dan konsisten.

step2 related to grayscale to topview map

 

KETIGA, Selanjutnya, mengisi kurva  kontur dengan warna sesuai dangan tingkat keabuan yang sudah ditentukan. Lihat contoh di bawah, sketsa baju lengan pada ‘orang yang kedua’ adalah diisi dengan skala warna abu-abu  50.

step3 to fill in gray related borderT

Ingat, gambar peta kedalaman dibuat dalam layer terpisah dengan layer ‘garis kontur’. Lanjutkan mengisi tingkat abu-abu pada kurva berikutnya.

step3a to fill in gray related borderT

 

KEEMPAT, Setelah terisi semua, maka langkah selanjutnya untuk mengisi celah dengan warna abu-abu yang bersebelahan dengan celahnya.

step4 to clean upl inborder gapT

step4a to clean upl inborder gapT

Akhirnya, peta kedalaman dari gambar 2D telah selesai. Perhatikan bahwa objek yang lebih dalam (menjauh) terlihat lebih gelap. Peta kedalaman ini akan digunakan oleh aplikasi GIMP untuk menggeser piksel. Cara menggeser piksel dapat dilihat di link artikel ini Mengubah foto 2D menjadi 3D.

 

Catatan:

Tulisan ini masih diupdate & dikoreksi, namun langkah-langkah utama di atas sudah dapat membantu dalam pembuatan peta kedalaman.

Gambar 2D aslinya tertulis pada halaman flickr Gambar hasil konversi di bawah ini. Klik gambar tersebut untuk menuju situs flickr.
TOS 010 Andrea - anaglyph


Memperbarui Kamera Kembar

Desember 14, 2013

Sudah 4 tahun lebih saya memakai kamera kembar Canon Powershot 590 IS sebagai kamera 3D saya. Dengan usia tersebut sudah sa’atnya untuk memperbarui dengan kamera terkini. Beberapa alasannya adalah kualitas sensor 590 IS  tidak ‘sesegar’ ketika masih baru, suara motor lensa zoom makin terdengar kasar dan tentu beberapa fitur memang perlu di-update, seperti: resolusi pixel, kemampuan video HD, rentang zoom dll.

Cukup lama untuk mencari kamera pengganti, selain itu situs SDM (Stereo Data Maker)yang tidak pernah di-update sejak 2009 dan tidak banyak merek kamera ringkas (compact camera)yang dapat dimodifikasi menjadi kamera 3D. Pernah terpikirkan untuk memilih DSLR sebagai kamera 3D namun karena saya suka travelling,  membawa-bawa dua kamera tambun dalam tas ransel adalah bukan pilihan tepat. Untungnya saya masih ikut milis SDM, sehingga didapat  informasi bahwa untuk memodifikasi aplikasi kamera ringkas Canon menjadi kamera stereo tidak lagi dari situs SDM, namu sudah pindah ke ASSIST

kamera pengganti dan lam

Memang tidak semua Camera Compact Canon model terbaru tersedia di ASSIST karena pembuatnya tidak mungkin juga membeli semua kamera terbaru.  Mendorong saya untuk mengontak langsung David Sykes – si pembuat aplikasi SDM dan webmaster ASSIST, Dave Mitchell,  berharap mereka bersedia membantu mengupdate SDM untuk kamera terkini. Singkat kata, David mau membantu mengupdate aplikasi SDM untuk kamera terbaru asalkan saya juga mau membantu menguji aplikasi pada kamera pilihan saya. Secara  bersamaan saya telah memilih  Canon SX260HS, model tahun 2012 yang diproduksi 2013 sebagai pengganti kamera 3D yang lama.

Saat artikel ini ditulis kamera  SX260HS sudah bisa memotret bersamaan, untuk mengambil gambar stereo (3D). Namun agar aplikasi SDM benar-benar stabil masih diperlukan beberapa test yang harus dilakukan. Berikut tampilan layar SX260HS dengan aplikasi SDM yang terpasang. [Update test ini ditulis setelah gambar dibawah.]

test

[ update ]

uji sinkronisasi

hasil uji sinkronisasi, kamera kiri dan kanan mampu serempak ketika meng’capture’ kedipan layar CRT.


sedikit tentang Kaiserpanorama

Oktober 30, 2013

Minggu lalu, tanggal 25 Okotber 2013, berkesempatan berkunjung ke Museum Kinematografi di kota Łódź Polandia. Yang menarik adalah di museum ini adalah tersedianya ruang pamer khusus untuk stereografi, baik foto ataupun film. Termasuk alat melihat gambar-gambar 3D di abad 18, tersedia cukup lengkap dipamerkan.

gerbang museum dengan warna yang cerah

Salah satu ruang, terdapat alat hiburan stereoskopi yang tertua, yaitu Kaiser-Panorama. Berbentuk silinder besar dimana orang (pengamat) mengelilingi untuk mengintip gambar 3D melalu viewer yang tersedia. Alat ini sudah direnovasi namun tidak berfungsi 100%. Kita masih bisa melihat foto-foto 3D tetapi tidak lagi bergantian gambarnya, melainkan hanya statis saja.

arsip foto, suasana penonton jaman dulu poster sa'at dipamerkan kembali setelah renovasi lumayan besar  jadi ada 25 kursi dan duapuluh lima gambar yg bergantian


Diagram – Ringkasan Alur-Kerja Pembuatan Foto 3D

Oktober 7, 2013

Keseluruhan alur kerja pembuatan foto 3D dirangkum dalam satu diagram di bawah. Dimulai dari cara-cara pemotretan stereo foto (3D) hingga berbagai cara untuk melihat gambar stereoskopis.  Diagram dibuat dalam dua versi bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris.

Diharapkan diagram ini dapat bermanfaat dalam menjelaskan garis besar fotografi 3D  untuk semua level, baik yang baru mengenal foto 3D hingga fotogarfer 3D.

Diagram dalam Bahasa Indonesia

ringkasan cara membuat foto 3D

ringkasan cara membuat foto 3D

In English

Summary to make 3D photo

Summary for making 3D photo


Mengikuti ISU World Congress 2011 dan 2013

September 24, 2013

Setelah hadir International Stereoscopic Union (ISU) World Congress 2011 di Egmond aan Zee, Belanda, sebenarnya tidak ada rencana untuk menghadiri congress yang berikutnya. Namun karena tahun 2013  ada kesempatan berpergian ke Eropa, jadi akhirnya saya dan Yona dapat hadir pada ISU congress – 2013, Ljubljana, Slovenia.

~

Logo ISU 2011

Logo ISU 2011

18th Conggress of ISU 2011 – Egmond aanZee

Sebelumnya, ini sedikit gambaran tentang congress 2011 Egmond aanZee Belanda, yang dihadiri 180an peserta berbagai negara. Saya dan Yona menjadi satu-satunya wakil dari Asia Tenggara. Peserta Asia yang paling banyak berasal dari Jepang dan Korea Selatan. Acara ini menjadi ajang pertemuan penggemar, hobby dan professional dalam bidang foto/film 3D, namun perlehatan dua tahun sekali  menitik-beratkan pada acara presentasi hasil karya foto/film 3D dari anggota ISU.

proj3d

dua projector Dell dengan filter polarisasi untuk menampilkan karya-karya anggota ISU

Sehingga hampir seharian dalam seminggu dari  20 ~ 26 Agustus 2011 adalah menonton presentasi foto-foto dan film 3D di ruang aula hotel Zuiderduin.

tempat conggress

tempat congress

goodieback 2011 lebih banyak daripada 2013

Goodieback 2011

Disela-sela acara presentasi, ada kegiatan excursion, sekalian memberi kesempatan peserta untuk hunting foto 3D bersama-sama. Karena trip ini ada biaya tambahan maka kami memilih melakukan trip sendiri. Tentu berbekal turis informasi  kita bisa hunting foto 3D dengan mandiri ketempat-tempat wisata di Belanda yang menarik. Kadang-kadang kita menjumpai orang yang membawa kamera 3D. Ini  bisa ditebak mereka adalah peserta congress juga yang sedang hunting foto 3D. Hanya sekali kami mengikuti trip yang diadakan oleh panitia  congress ISU, yaitu keliling Egmon Aan Zee dengan sepeda, dimana sepeda tersebut dipinjamkan dari pihak Hotel tempat acara ini berlangsung.

Egmon AanZee

Egmond aanZee dilihat dari bukit, ciri khasnya adalah menara suar.

Menjelang penutup acara, dua hari terakhir ada acara Table Trade, yaitu semacam bazar yang menjual semua peralatan dan pernak-pernik stereofoto. Terbeli juga oleh kami antara lain koleksi view master, lukisan 3D  dan kacamata 3D Xpand (untuk projector 3D DLP ready). Dibandingkan Table Trade pada congress 2013 di yang baru saja lewat Agustus 2013 yang lalu, Table Trade 2011 lebih beragam dan banyak yang dijajakan.

Table Trade ISU 2011

lapak view master, buat ngiri aja :)

~

19th Conggress of ISU 2013 – Ljubljana

Logo ISU 2013

Logo ISU 2013

Selanjut pada World Congress 2013 Ljublana, komposisi acaranya lebih banyak pada acara excursion, sedangkan acara presentasi atau pemutaran film 3D hasil karya anggota ISU tentu tetap ada, tapi rata-rata hanya setengah hari. Berbeda dengan 2011, acara ISU congress bukan di aula Hotel tapi  semacam auditorium balai pertemuan kota Ljubljana. Karena dalam ruang audiotorium, maka kursi penonton lebih nyaman untuk menonton berjam-jam foto 3D dan film 3D.

kota Ljubljana dari bukit kastil

kota Ljubljana dilihat dari salah satu buki kastil besar

table trade

suasana Table Trade ISU 2013
disela-sela istirahat presentasi foto dan film 3D

peserta sedang memotret 'foto model' 3D

disa’at excursion, salah satu peserta memotret 3D dengan ‘foto model’nya  :)

trip ke Velika Planina

karena ada trip yang masuk wilayah pegunungan Alpen, maka satu excursion ini “wajib” kami ikuti yaitu ke Velika Planina

  • Foto-foto(3D anaglyph) trip Velika Planina ada di Flickr iful’s_set: Velika Planina
  • Foto-foto (3D anaglyph) lainnya di Ljubljana ada di Flickr iful’s_set: Ljubljana

Lagi-lagi sudah dua kali hadir congress ISU, tapi saya belum sempat juga terlibat untuk mempresentasikan foto-foto 3D buatan sendri. Sayangnya dalam mempresentasi karya tidak dibedakan antara hasil karya professional plus perusahaan dengan karya individu ataupun hobby. Bukan berarti karya hobby tidak bagus, namun tidak bisa disamakan karena hasil karya dari pebisnis film 3D tentu mempunyai modal yang kuat untuk membuat suatu karya 3D.

penutupan ISU congress 2013

penutupan ISU congress 2013

Mudah-mudahan saya masih ada kesempatan mengikuti ISU 2015 yang akan diadakan di Busan, Korea Selatan.

salam


Mencoba Camcoder 3D yang ringkas dan ekonomis

November 5, 2012

Mudah-mudahan perangkat kamera 3D tidak selalu menjadi gadget yang merepotkan dan njelimet, tapi menjadi lebih praktis dan mudah dipakai oleh siapa saja, seperti camcoder 3D yang  tiba tanggal 2 November kemarin malam. Kamera ini adalah bonus dari pembelian TV LED3D 42″. Jadi sa’at ini ditulis, saya belum tahu pasti apakah dapat dibeli di toko-toko elektronik/kamera secara umum. Jika dilihat diweb resmi merek ini, harganya tidak lebih dari Rp 3 juta, info lebih detil pada web resminya. klik link ini DXG-5F9V 1080 3D

Bentuk dan ukuran fisik kamera video ini cukup ringkas dan nyaman digengam dan umumnya kamera video entry level yang tidak memiliki banyak tombol-tombol. Hal unik yang membedakan kamera video ini jika dibandingkan dengan kamera biasa adalah pada lensanya, yaitu terdapat dua lensa kembar dan juga Display Monitor 3,2″ sekaligus menjadi 3D viewer.Posisi kamera

Lensa kembar dapat diputar sehingga ukuran kamera menjadi lebih kompak sa’at disimpan. Kita dapat melihat sensasi gambar 3D di monitor tersebut tanpa memerlukan kaca mata 3D.

Bagi penggemar camcoder yang serius, tentu tidak banyak berharap dari setting  kamera ini, hampir semuanya otomatis. yang masih bisa diatur hanya EV kompensasi, ukuran gambar,  white balance  dan zoom.  Bagi yang terbiasa  memotret foto 3D dengan kamera kembar (dua kamera) akan terasa ‘kikuk’  juga karena stereobase kamera ini tidak dapat diubah-ubah. Sehingga untuk mendapatkan shooting 3D terbaik hanya dalam jangkauan medium shot (2 meter hingga 10 meter).

Secara teknis resolusi gambar adalah full HD atau 1080p. Jika ingin menghemat ruang SD card dapat diatur menjadi 720p atau disetting  lebih rendah lagi menjadi WVGA (848 x 480), Lensa dan sensor CMOS yang kecil  sehingga tidak cukup handal untuk mengambil gambar dalam kondisi kurang cahaya. Untuk setting optimal dan mengambil objek bergerak cepat maka pilihan 720p 60Hz adalah terbaik.

Hasil file foto atau movie berupa gambar 3D half SBS (side-by-side)  atau foto kiri-kanan berdampingan dengan rasio horizantal yang dimampatkan menjadi setengahnya. Format ini cukup universal dibaca kebanyakan display 3D  (TV 3D). Berikut ini hasil gambarnya capture 3D half SBS 1080.

Untuk kualitas film, kamera ini terdapat beberapa frame slip (mudah2an krn SD cardnya) . Contoh video 3D dapat dilihat di Youtube http://youtu.be/pgRxgGgPb38, (klik icon 3D di menu kanan bawah agar sesuai format 3D  yang anda diinginkan) . Video tersebut telah dikecilkan resolusinya dari aslinya 1080 menjadi 480.

Secara keseluruhan, kemampuan kamera ini lebih dari cukup jika tujuannya adalah kepraktisan ketika  mengabadikan kegiatan sehari-hari dalam 3D. Hasil 3D-nya pun sangat layak ditampilan pada TV L3D. Namun, jika anda ingin foto/gambar 3D  dengan variasi lebih luas (dari macro hingga landscape) maka memakai dua kamera adalah tetap cara yang terbaik.


Konversi 2D ke 3D dengan ‘plug in’ pada GIMP

Juni 16, 2012

Jika  sudah membaca cara konversi di web ini (kunjungi tab tutorial di sini) tentu Anda akan mudah memanfaatkan tool tambahan pada GIMP yaitu plug in gratis untuk membantu proses konversi foto 2D menjadi 3D  dengan lebih cepat.

Prisip kerjanya tetap sama dengan di tutorial, yaitu memakai peta kedalaman (depth map),  jadi  tidak perlu lagi dijelaskan lagi disini bagaimana cara kerjanya. Untuk detil langkah demi langkah pemakaian plug in dapat dibaca dari situs pembuatnya (http://www.idea2ic.com/OtherStuff/3D_files/Make%20Any%20Photo%203D.html).

Kemudahan (baca: keunikan) plug in adalah depth map (peta kedalaman) berwarna jadi  bukan memakai peta kedalaman yang keabu-abuan (grey level).   Grey Level kerap kali membuat kebingungan saat warna abu berada disekitar hitam atau sebaliknya.

Depth Map  yang berwana

Kekurangan plug in ini adalah hasil foto stereo tidak lebih besar dari 1000 pixel, karena hasil akhirnya memang ditujukan untuk cross view dan parallel view.

Selamat membuat foto 3D dari foto-foto 2D anda.


Aplikasi Foto (Kamera) Stereo dengan Android

September 19, 2011

Sekedar sharing saja, jika anda punya smart phone atau pad ataupun tablet yg berkamera tentunya dan berbasis Android, maka tidak salahnya untuk mencoba aplikasi foto 3D stereo versi gratisnya (versi Pro-nya berbayar)

Aplikasi tersebut dengan nama 3DStereoid dapat didownload langsung dari Android Market atau visit link berikut. https://market.android.com/details?id=jp.suto.stereoroid&feature=more_from_developer

Saya telah mencobanya dng Galaxy Mini. Ini sangat menyenangkan apalagi bagi yg baru berkenalan dengan foto stereo (3D).  Kita akan dipandu dalam  memotret stereo dengan teknik cha-cha atau memotret foto 3D hanya memakai satu kamera dengan cara geser dari kiri ke kanan. Setelah pemotretan pertama (foto sebelah kiri) maka pada pemotretan kedua akan ditampilkan secara transparan foto hasil jepretan petama sebagi panduan untuk menggeser kamera agar mendapatkan disparity yang pas dan wajar. Tidak cukup dengan foto transparan, kita juga dipandu dng tanda kemiringan (garis hijau jika kelurusan kamera = pemotretan pertama) sehingga penggeseran kamera dijamin tidak terlalu miring, berputar ataupun tilting.

Hasil foto stereo dapat ditampilan dengan berbagai cara, yaitu: anaglyph (b/w, color, red-cyan, hijau-kuning), side-by-side (paralel atau cross view), miror & wiggle (gambar kiri dan kanan ditampilkan bergantian). Namun kamera pada Galaxy Mini sangat sederhana, jadi ngga bisa diharapkan gambar 3D yg tajam tapi lumayanlah bisa menjadi panduan untuk menentukan stereo base ketika memotret dengan kamera 3D yang sebenarnya.

Selamat Mencoba.


Group di FB – Gambar Stereo (3 Dimensi)

Januari 8, 2011

Group model baru Facebook untuk Gambar Stereo (3 Dimensi) – Group

http://www.facebook.com/home.php?sk=group_180637918624802


Citra Stereoskop di Facebook

Agustus 18, 2010

Hi all
blog ini ada page-nya di Facebook, silahkan join ya.
Gambar Stereoskop – 3Dimensi
http://www.facebook.com/pages/Gambar-Stereoskop-3Dimensi/

 


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.